Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar sosialisasi Aplikasi Akuntansi dan Sistem Informasi SPPG (Aksis) bagi para akuntan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kupang. Kepala Kanwil DJPb NTT Budi Setyawan menyatakan aplikasi itu menjadi instrumen tata kelola yang menghubungkan pengelolaan anggaran, pelaporan, dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis dalam satu ekosistem digital. Sosialisasi menyasar akuntan SPPG lingkup Provinsi NTT agar administrasi keuangan program tercatat lebih cepat dan transparan.
KUPANG — Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT Budi Setyawan menegaskan Aksis bukan sekadar alat pencatatan keuangan. Menurutnya, aplikasi itu dirancang menghubungkan penerima manfaat sejak awal pelaksanaan program, pengelolaan anggaran, pelaporan, hingga pengawasan dalam satu ekosistem digital.
"Ini sebetulnya bukan sekadar aplikasi pencatatan keuangan, tetapi instrumen tata kelola yang menghubungkan penerima manfaat sejak awal pelaksanaan program, kemudian pengelolaan anggaran, pelaporan, hingga pengawasan dalam satu ekosistem digital," kata Budi dalam Sosialisasi Aplikasi Aksis Tahun 2026 lingkup SPPG Provinsi NTT di Kupang.
Program Makan Bergizi Gratis melibatkan ribuan SPPG dan jutaan penerima manfaat. Anggaran negara yang mengalir ke program itu disebut signifikan, sehingga setiap rupiah wajib tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Budi menyoroti pencatatan manual yang selama ini memakai Excel atau aplikasi lain. Penggunaan Aksis diharapkan memangkas proses administrasi keuangan menjadi lebih cepat, akuntabel, dan transparan.
"Harapannya para pengelola bisa fokus pada layanan. Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional menyiapkan sistem yang dapat digunakan untuk membantu memastikan administrasi itu tertata," ujarnya.
Budi menekankan pentingnya membangun budaya kerja berbasis data dan akuntabilitas sejak transaksi pertama dicatat. Bukan hanya ketika auditor melakukan pemeriksaan.
Ia berharap peserta sosialisasi tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan Aksis. Para akuntan SPPG diharapkan menjadi agen perubahan yang mendorong tata kelola program MBG semakin transparan, modern, dan akuntabel.
Aksis atau Aplikasi Akuntansi dan Sistem Informasi SPPG merupakan platform digital yang dirancang mendukung pengelolaan keuangan program secara lebih terintegrasi. Platform ini menjadi kanal resmi bagi SPPG dalam mencatat dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana program.
Sosialisasi di Kupang menyasar para akuntan SPPG lingkup Provinsi NTT. Mereka menjadi ujung tombak pencatatan transaksi di tiap satuan pelayanan yang tersebar di kabupaten dan kota di NTT.