RUTENG — Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan apresiasi Kapolda NTT kepada seluruh personel pengamanan, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan masyarakat Kabupaten Manggarai. Penghitungan suara di 66 TPS pada 44 desa tuntas hingga malam hari.
Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan langkah preventif, komunikasi, serta pendekatan dialogis dan humanis. Personel ditempatkan di sejumlah titik, termasuk TPS yang dinilai memiliki potensi kerawanan.
Perbedaan pendapat di antara pendukung calon kepala desa sempat muncul di beberapa desa. Personel di lapangan bergerak persuasif sehingga situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
“Kapolda NTT menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, serta masyarakat Kabupaten Manggarai yang telah bersama-sama menjaga pelaksanaan Pilkades sehingga secara umum berjalan aman dan kondusif,” ujar Kabidhumas.
Kapolda NTT mengingatkan setiap peristiwa atau laporan masyarakat terkait Pilkades akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku. Mekanisme penyampaian keberatan diarahkan lewat jalur resmi.
“Setiap informasi maupun laporan yang disampaikan masyarakat akan ditangani secara profesional, transparan, dan prosedural. Kami mengimbau masyarakat agar menyampaikan keberatan melalui mekanisme yang berlaku serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik,” jelasnya.
Seluruh calon kepala desa, pendukung, dan warga diminta menjaga persaudaraan setelah pemungutan suara. Perbedaan pilihan dinilai sebagai bagian dari demokrasi yang tidak seharusnya merusak hubungan sosial antarwarga.
Kapolda juga menekankan pentingnya menghindari euforia berlebihan dan konsumsi minuman keras yang dapat memicu perselisihan. Imbauan itu disampaikan menyusul selesainya seluruh rangkaian pemungutan suara.
“Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga. Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat hendaknya menghormati pihak lain. Persatuan dan kedamaian merupakan modal penting bagi pembangunan desa,” ungkap Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah memerintahkan jajarannya meningkatkan patroli dialogis dan humanis, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami gangguan kamtibmas. Personel diminta terus menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, para calon, dan pendukungnya.
Kapolda NTT mendorong jajaran kepolisian terus mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan pendekatan profesional serta humanis. Keberhasilan pengamanan Pilkades serentak di Manggarai diharapkan memperkuat kedewasaan berdemokrasi dan semangat persaudaraan di tengah masyarakat.