Ornamen MotoGP Mandalika Sambut Penonton di Bandara Lombok

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 16:18:01 WIB
Ornamen MotoGP Mandalika dipasang di Bandara Internasional Lombok untuk menyambut penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

NUSA TENGGARA TIMUR — Bandara Internasional Lombok memasang ornamen MotoGP Mandalika di sejumlah titik sejak area pengambilan bagasi, menyambut kedatangan penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Sirkuit Pertamina Mandalika dijadwalkan menggelar balapan pada 9 hingga 11 Oktober.

Pengelola Bandara Internasional Lombok menata ulang sejumlah area kedatangan dengan nuansa sirkuit. Lantai bandara dilapisi aspal bergaya tikungan Sirkuit Pertamina Mandalika, dipasang sejak penumpang turun dari pesawat.

Ornamen tidak hanya berhenti di lantai. Konveyor bagasi dihiasi miniatur motor milik tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, memberi penanda awal bahwa penonton sedang memasuki wilayah penyelenggaraan MotoGP.

Miniatur Motor hingga Replika Trofi di Area Keberangkatan

Di sisi lain ruang kedatangan, tersedia area foto bernuansa podium MotoGP. Arena tersebut dilengkapi replika trofi, memberi kesempatan penonton mengabadikan momen sebelum meninggalkan bandara.

Elemen khas balapan turut melengkapi dekorasi. Starting grid dan starting light MotoGP dipasang di area menuju pintu keluar, memperkuat kesan bahwa perjalanan menuju Sirkuit Pertamina Mandalika dimulai sejak kaki menyentuh bandara.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Digelar 9-11 Oktober

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok. Penataan ornamen di Bandara Internasional Lombok menjadi bagian dari penyambutan rangkaian balapan tersebut.

Dekorasi bertema MotoGP di bandara berfungsi ganda: memperkuat identitas tuan rumah sekaligus memandu penonton yang baru tiba menuju pusat kegiatan balapan di Mandalika.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top