NUSA TENGGARA TIMUR — Aktor Samuel Rizal menegaskan tidak memaksakan putrinya, Drucilia Kalea Arifin, untuk mengikuti jejaknya di industri hiburan Tanah Air. Bintang film Eiffel... I'm in Love itu justru mendukung penuh minat sang putri yang lebih memilih menekuni cabang olahraga renang dan polo air. Dukungan tersebut disampaikannya saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).
Sebagai orang tua, Samuel memilih membebaskan anaknya menentukan masa depan sendiri. Baginya, yang terpenting adalah kegiatan yang dijalani sang putri memberi dampak positif.
Kebebasan Memilih Jalan Hidup
Samuel Rizal tidak pernah membatasi pilihan minat Drucilia. Ia menegaskan siap berada di barisan terdepan untuk mendukung apa pun kegiatan yang dipilih anaknya, selama itu positif.
"Dia lebih suka ke dunia olahraga sih. Jadi ya sudah, sebagai orang tua, apa pun kegiatannya, selama itu kegiatan positif, kita sih support saja sebagai orang tua," kata Samuel Rizal.
Pernyataan itu disampaikan aktor kelahiran 1979 tersebut saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026). Ia hadir dalam agenda yang tidak disebutkan secara rinci dalam keterangan yang diterima media.
Hobi Olahraga yang Menular ke Anak
Ketertarikan Drucilia pada dunia olahraga tumbuh sejalan dengan kebiasaan sang ayah. Samuel Rizal sejak lama dikenal rutin menjaga kebugaran tubuh lewat berbagai cabang olahraga.
"Memang anak renang dan polo air. Gua juga basket, renang, dan fitness kan, jadi ya kita inilah, sama-sama aktiflah," tuturnya.
Kesamaan hobi ini membuat hubungan ayah dan anak semakin kompak. Rutinitas latihan yang padat justru mempererat keduanya di luar jam aktivitas masing-masing.
Makan Bareng Usai Berolahraga
Samuel Rizal menceritakan momen kebersamaan mereka kerap diisi dengan agenda makan bersama. Kebiasaan itu dilakukan untuk mengisi kembali energi setelah berolahraga.
"Makan sih mostly, karena gua dan anak gua kan sesama olahragawan aktif. Jadi pasti laperan. Pasti bau-baunya makan deh," pungkasnya.
Pilihan Samuel Rizal membebaskan sang putri menekuni olahraga mencerminkan pola pengasuhan yang memberi ruang pada minat anak, bukan menuntut penerus karier di dunia hiburan.