Diaspora Indonesia di Calgary, Kanada, melalui Dompet Dhuafa menyalurkan 20 paket bantuan bagi penyintas gempa bumi di Dusun Gulung Turi, Desa Kempo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bantuan terdiri atas 11 paket sembako dan sembilan paket khusus ibu dan anak, dengan fokus pada pemenuhan gizi serta perlindungan kelompok rentan pascabencana. Penyaluran menyasar keluarga terdampak yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar setelah gempa merusak ratusan ribu rumah di NTT.
KUPANG — Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan kemanusiaan dari diaspora Indonesia di Calgary, Kanada, kepada penyintas gempa bumi di Dusun Gulung Turi, Desa Kempo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Penyaluran dilakukan pada Selasa (6/10) dengan menyasar keluarga terdampak yang masih membutuhkan dukungan pascabencana. Paket bantuan terdiri atas 11 paket sembako dan sembilan paket khusus ibu dan anak.
General Manager Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Shofa Qudus menyatakan pemenuhan gizi dan perlindungan kelompok rentan menjadi prioritas dalam penyaluran tersebut. Paket sembako dialokasikan untuk menjamin ketersediaan pangan keluarga dalam beberapa waktu ke depan. Sementara paket ibu dan anak menyasar kebutuhan nutrisi, perlengkapan esensial, serta kenyamanan tumbuh kembang balita di tengah keterbatasan pascabencana.
Dampak Gempa NTT: 106.703 Rumah Rusak per 2 Oktober 2026
Data per 2 Oktober 2026 mencatat 106.703 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa di NTT. Kerusakan juga terjadi pada 2.147 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, 687 kantor, 652 rumah ibadah, empat pasar tradisional, dan 1.915 fasilitas umum lainnya.
"Besarnya dampak tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti ketika masa tanggap darurat berakhir," kata Shofa.
Pemulihan tempat tinggal, fasilitas pendidikan, dan layanan dasar masih menjadi kebutuhan penting agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Layanan Permakanan Jangkau 8.589 Jiwa, Terbanyak dari Seluruh Program
Sejak fase tanggap darurat, DMC Dompet Dhuafa memberikan berbagai layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak gempa. Layanan mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, hingga pencarian dan pertolongan.
Hingga 2 Oktober 2026, total penerima manfaat dari berbagai layanan mencapai 26.643 jiwa. Layanan air bersih menjangkau 977 penerima manfaat, pembangunan masjid darurat 2.480 penerima manfaat, distribusi logistik nonpangan 1.646 penerima manfaat, dan layanan kesehatan 3.726 penerima manfaat.
Distribusi logistik pangan menjangkau 5.503 penerima manfaat, layanan pendidikan dan Psychological First Aid (PFA) sebanyak 3.007 penerima manfaat, layanan internet 339 penerima manfaat, serta kegiatan SAR, evakuasi, dan asesmen 376 penerima manfaat.
"Layanan permakanan menjadi layanan dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni mencapai 8.589 jiwa," ujar Shofa.
Kisah Alferdo: Bantuan Sangat Berarti bagi Keluarga Pascabencana
Salah seorang penerima manfaat, Alferdo, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan keluarganya setelah bencana.
"Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana. Semoga kebaikan dan kepedulian dari para donatur dibalas oleh Tuhan dan menjadi berkat bagi semuanya," katanya.