KUPANG — Setelah vakum cukup lama akibat persoalan manajemen, PT Flobamor (Perseroda) akhirnya kembali mengoperasikan kapal penyeberangan. KMP Sasando kini resmi melayani rute Kupang-Semau, menandai babak baru bagi perusahaan pelat merah milik Pemerintah Provinsi NTT itu.
Direktur Pengadaan Barang dan Jasa PT Flobamor, Frans Bata, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan kapal kali ini tidak akan dijalankan secara manual. "Belajar dari kesalahan fatal yang terjadi pada periode sebelumnya, Direksi PT Flobamor bertekad memastikan seluruh keuangan perkapalan dijalankan secara digital agar mencegah kebocoran," ujarnya dalam jumpa pers di Kupang, Kamis.
KMP Sasando dirancang untuk melayani rute pendek dengan frekuensi tinggi. Selain mengangkut puluhan sepeda motor, kapal ini juga mampu memuat dua mobil dalam sekali perjalanan.
Kehadiran kapal ini diharapkan menjadi solusi mobilitas bagi pelajar dan pegawai yang berdomisili di Pulau Semau. Aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di dua kecamatan di pulau tersebut juga diyakini bakal terdorong seiring lancarnya akses transportasi laut.
Kebangkitan ini tidak lepas dari kegagalan pengelolaan di masa lalu. Sebelumnya, dua kapal milik perusahaan, yakni KMP Sirung dan KMP Pulau Sabu, terpaksa berhenti beroperasi karena kendala manajemen yang menahun.
Direktur Utama PT Flobamor, Dominggus Elcid Li, menyebut persoalan utang kepada eks Anak Buah Kapal (ABK) menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Manajemen telah membuka dialog dengan para ABK dan serikat pekerja untuk mencari solusi bersama.
Perusahaan mengakui tidak bisa serta-merta melunasi kewajiban tersebut. Berdasarkan Perda Nomor 14 Tahun 2025, penyertaan modal dari APBD Provinsi NTT dilarang digunakan untuk membayar utang.
"Untuk itu mulai tahun ini kami tidak punya pilihan, perusahaan harus untung agar bisa membayar utang kepada para ABK," tegas Elcid Li. Pembayaran kewajiban akan dilakukan secara bertahap, bergantung pada kinerja usaha perusahaan ke depan.
Sebagai bentuk komitmen, PT Flobamor membuka kesempatan bagi para eks-ABK untuk bergabung kembali di anak usaha yang sedang dirintis. Perusahaan juga memberikan prioritas kepada anak dari eks-ABK yang ingin melamar kerja.
Langkah PT Flobamor mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Bupati Kupang, Yos Lede, dikabarkan mendukung penyediaan pelabuhan yang layak untuk mendukung operasional KMP Sasando.
Sementara itu, Wakil Bupati Kupang disebut turut mendorong pengembangan sektor pariwisata di Pulau Semau agar manfaat keberadaan kapal ini semakin terasa bagi masyarakat luas.