JAKARTA - Sejumlah ikon kawasan mulai dibangun sebagai bagian dari penataan lingkungan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Kabupaten Nabire.
Penataan kawasan pusat pemerintahan DOB Papua Tengah mencakup pembangunan gerbang kawasan, Gerbang Hiu Paus, Taman Kota Cenderawasih, ruang terbuka hijau, alun-alun, prasarana pendukung right of way (ROW), gedung pendukung, fasilitas pemadam kebakaran, serta pekerjaan plambing dan elektrikal. Pekerjaan yang dimulai Desember 2025 ini ditargetkan tuntas Desember 2026.
Kementerian Pekerjaan Umum mencatat progres pekerjaan penataan kawasan saat ini sudah mencapai 25,34 persen, dengan sejumlah aktivitas berjalan seperti penimbunan saluran eksisting, pengecoran box culvert, pekerjaan pondasi dan struktur Pos Pemadam Kebakaran, serta pengujian sand cone.
"Pembangunan DOB perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mendukung pelayanan kepada masyarakat," kata Menteri PU Dody.
Berdampingan dengan penataan kawasan, Direktorat Jenderal Cipta Karya juga menangani pembangunan Gedung Kantor Gubernur, DPRD, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah. Pekerjaan yang dimulai 20 Oktober 2025 ini dikerjakan kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan–PT Abdi Bumi Cendrawasih (KSO) dengan nilai kontrak Rp355,36 miliar dari APBN, dan progresnya per 9 Agustus 2026 telah mencapai 36,90 persen, ditargetkan rampung Desember 2026.
Kawasan pusat pemerintahan ini berjarak sekitar 15,5 kilometer dari Bandar Udara Douw Aturure dengan waktu tempuh sekitar 30 menit, serta sekitar 28,5 kilometer dari pusat Kabupaten Nabire dengan waktu tempuh sekitar 60 menit.
Kehadiran ikon-ikon kawasan seperti Gerbang Hiu Paus dan Taman Kota Cenderawasih diharapkan turut memperkuat identitas kawasan pusat pemerintahan yang baru ini.
Pembangunan ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pemerataan pembangunan dan penguatan wilayah Papua sebagai prioritas, sekaligus mencerminkan semangat PU 608 Kementerian PU dalam menghadirkan infrastruktur bermanfaat bagi masyarakat.